3 Konsep Berbeda untuk Desain Interior Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

Di Indonesia, konsep ruang tamu dan konsep ruang keluarga masih sering dijadikan satu dan telah menjadi kesalahan yang dilakukan dari generasi ke generasi. Padahal, kenyataannya, kedua ruangan ini memiliki fungsi yang berbeda. Hal ini termasuk juga dalam menentukan desain interior dari kedua ruangan tersebut. Berikut adalah 3 tips untuk konsep desain interior ruang keluarga dan ruang tamu.

  1. Kenali Kegunaan dan Fungsi Kedua Ruangan

Kegunaan serta fungsi ruang keluarga dan ruang tamu berbanding lurus dengan penamaannya. Ruang keluarga adalah ruang ternyaman dalam suatu rumah untuk menghabiskan waktu hanya untuk bersama anggota keluarga anda. Sedangkan ruang tamu adalah ruang yang digunakan untuk menyambut tamu, kerabat atau kolega yang berkunjung ke rumah.

Sangat penting bagi anda untuk lebih memperhatikan privasi dari keluarga anda. Anda pasti tidak ingin keharmonisan rumah tangga anda ketika anda sedang menonton televisi, berkumpul dan bersantai bersama harus terganggu ketika ada tamu yang berkunjung ke rumah anda. Keharmonisan dan waktu langka berkumpul bersama keluarga akan terbuang, karena secara norma kesopanan dan etika bermasyarakat, tidak mungkin bila kita menerima tamu atau kolega bergabung bersama anggota keluarga untuk menghabiskan waktu bersantai bersama.

  1.  Penempatan dan Letak Ruangan

Ruang tamu idealnya berada di tempat yang paling mudah dijangkau dari pintu masuk utama rumah anda. Hal ini Supaya tamu atau kolega anda tidak merasa segan untuk masuk ke dalam rumah. Sering kali ada kasus dimana tamu anda merasa segan untuk masuk ke dalam rumah dan lebih merasa nyaman bercengkrama di teras bahkan halaman atau tempat parkir karena sang tamu merasa tidak nyaman ketika harus melewati beberapa ruangan dalam rumah anda hanya untuk menuju ruang tamu. Alangkah baiknya jika penempatan ruang tamu hanya dilengkapi dengan 2 pintu, yaitu pintu masuk dan pintu keluar dari ruang tamu karena sering kita menjumpai pintu masuk kamar berada di ruang tamu. Jika penempatan ruangan ini diterapkan pada rumah anda, maka hal ini pasti akan mengganggu anggota keluarga anda yang keluar masuk meninggalkan kamarnya.

Berbeda dengan penempatan ruang tamu, penempatan ruang keluarga lebih fleksibel. Dimanapun letaknya, asalkan nyaman untuk membangun kebersamaan keluarga, hal tersebut sudah cukup. Sedikit tips jika anda memiliki rumah yang tidak luas adalah dengan menggabungkan ruang keluarga dengan ruang makan. Penggabungan ruang makan dan ruang keluarga akan lebih efektif dibandingkan jika anda harus menggabungkan ruang keluarga dengan ruang tamu.

  1.  Dekorasi dan Design

Beberapa keluarga akan menaruh harga dirinya dalam ruang tamu. Maksudnya adalah dengan menunjukkan apa saja yang sudah menjadi pencapaian keluarga tersebut dengan memajang foto-foto atau bukti prestasi dari anggota keluarga. Maka dari itu, penting untuk anda mempertimbangkan pemilihan furniture atau perabotan yang senada dan tidak terlalu kontras dengan warna dan pola foto-foto dan prestasi yang sudah anda pajang.

Untuk ruang keluarga, biasanya anda tidak perlu memajang presasi dan banyak foto kenangan peristiwa penting nan bersejarah. Hal ini cukup dilakukan dengan membuat ruangan tersebut terasa nyaman dan indah untuk dilihat. Tambahan sofa atau karpet lembut bisa menjadi opsi yang tepat untuk mempertahankan kenyamanan.

Dengan mengetahui ketiga perbedaan konsep antara ruang keluarga dan ruang tamu, anda bisa membayangkan konsep desain interior ruang keluarga dan ruang tamu untuk mempercantik kedua ruangan tersebut. Jika anda masih ragu untuk mendesain sendiri, anda bisa menyerahkan kepada ahlinya di Rumaharsitek.id.

 

module = detartikel2